Archive for the ‘Gus Sholah’ Category

Indonesia Gagal Tiru Muhammad Yunus

Pencetus Dewan Integritas Bangsa (DIB), Solahudin Wahid (Gus Solah), menilai Indonesia gagal meniru konsep Grameen Bank yang dikembangkan Muhammad Yunus, meski bankir India itu sudah pernah datang ke Indonesia. "Usaha ekonomi di Indonesia itu 95 persen merupakan usaha mikro, tapi APBN tidak memihak usaha mikro, karena itu Muhammad Yunus, ketika bertemu teman saya di Bali menilai Indonesia ... Full story
Tags: ,

Pesantren Harus Memiliki Spesifikasi Keilmuan

Pesantren Harus Memiliki Spesifikasi Keilmuan
Banyak pesantren belakangan ini berlomba-lomba mendirikan pendidikan umum di lingkungan pesantren. Pada tingkatan tertentu, pembelajaran keilmuan agama yang selama ini menjadi cirikhas pesantren bahkan cenderung dinomorduakan. Memang belum sampai pada tahap dihilangkan, tapi sudah banyak santri dan juga pesantren yang mengedepankan sekolah yang berorientasi pada’ijazah’. Bagaimana menyikapi persoalan tersebut? Muhtadin AR dan Subhan (MS) dari www.pondokpesantren.net ... Full story

Gus Sholah Pun Bicara Fenomena Ponari

JOMBANG, MINGGU — Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, Jombang, KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah, mengiaskan fenomena dukun cilik Ponari dengan seseorang yang sedang melakukan ritual ziarah kubur. "Untuk menjawab pertanyaan, apakah berobat ke tempat Ponari itu musyrik atau tidak, kita bisa melihat niatan orang yang berziarah kubur," katanya di Jombang, Jawa Timur, Minggu (22/2). Ia menjelaskan, kalau seseorang berobat ke tempat Ponari dan meyakini bahwa batu ... Full story
Tags:

Parpol, Anggaran Pendidikan 20%, dan Sekolah Swasta

Parpol, Anggaran Pendidikan 20%, dan Sekolah Swasta
Oleh: H. Salahuddin Wahid Sejak awal kemerdekaan, jarang sekali partai politik (parpol) di Indonesia yang peduli dengan pendidikan. Padahal masa depan Bangsa sangat ditentukan oleh maju-mundurnya pendidikan. Pada Pemilu 1955, tema sentral parpol umumnya terkait dengan nasionalisasi, penurunan inflasi, dan pemenuhan kebutuhan pokok. Pada Pemilu era Orba, Golkar lebih banyak mengusung isu pembangunan dan perbaikan ekonomi. Sedangkan PPP ... Full story

Budaya Baca dan Budaya Tulis

Membaca adalah sesuatu yang amat penting. Ayat pertama yang diturunkan kepada Rasulullah SAW dimulai dengan perintah membaca. Orang yang berhasil di dalam kehidupan adalah orang yang rajin membaca, baik tulisan (buku, majalah, koran, dll.) atau membaca fakta kehidupan. Apa yang kita baca itu memberi kita pengetahuan yang akan membantu menghadapi sekian banyak masalah yang kita hadapi. ... Full story
Tags:
Copyright © 2010 Tebuireng . All rights reserved. Hak cipta dilindungi oleh Undang-undang